Puisi: Patah




PATAH 
(oleh Nadila Safitri)

Senyumku memang merekah
Tapi hatiku telah patah
Mengingat kita yang harus berpisah
Katanya kamu sudah lelah, lalu memutuskan untuk menyerah


Jika diperbolehkan, maka aku ingin kita masih bersama
Merajut kisah kasih penuh cinta
Lalu diiringi dengan canda tawa
Namun, kurasa itu hanya angan belaka

Karena faktanya kita telah pisah,
Sebab jalanmu dan jalanku yang tak lagi searah
Jika kamu sudah pergi menjauh,
Maka aku masih di sini dengan keadaan yang rapuh

Sembari belajar merelakan
Bahwa cinta tidak harus selalu bersama
Barangkali seperti bertepuk sebelah tangan
Ah, tetapi tidak juga

Aku hanya bisa bersemoga
Kelak kamu akan mengingatku, seorang yang pernah mengisi hatimu
Karena sejatinya aku, mencintaimu
Sampai jumpa kenangan manis yang tak tertulis.


Komentar

share!