Review Film: Despicable Me 3

Oleh: Sayogand

Sumber gambar: Universalpictures.com

Cast: Gru, Lucy, Dru, Bhaltazar Bratt, Margo, Edith, Agnes
Sutradara: Pierre Cofin & Kyle Balda
Penulis skrip: Cinco Paul & Ken Davrio
Produksi: Illumination
Produser: Chris Renaud
Durasi: 90 menit.
Jenis/genre: Animasi/komedi-keluarga



Cerita
Semua bermula ketika Gru dan Lucy, sepasang suami istri dari tim pembasmi kejahatan, gagal menjalankan misinya dalam menangkap seorang pencuri bernama Bhaltazar Bratt sehingga terpaksa harus kehilangan pekerjaannya. Di tengah depresi mereka, tiba-tiba saja mereka menerima undangan dari Dru, yang mengaku saudara kembar Gru. Mereka pun memilih untuk mengunjungi kediaman Dru yang ternyata sangat mewah. Di balik kemewahan itu semua, Dru ternyata hanya seorang laki-laki yang tak memiliki bakat apa-apa. Ia hanya menikmati kekayaan yang diwariskan Sang Ayah saja.

Lantas Dru mulai menjelaskan alasan mengapa ia mengundang Gru ke rumahnya: yakni ia ingin minta diajarkan untuk menjadi orang jahat yang berurusan dengan kriminal. Gru kemudian terpikir untuk memanfaatkan Dru sebagai partner untuk melawan musuh bebuyutannya: Bhaltazar Bratt.

Sumber gambar: tabloidnyata.com


Visual
Secara visual, karya Illumination sudah tidak diragukan lagi. Saya berani bilang bahwa secara visual, illumination mampu menyaingi Pixar. Hanya saja perbedaan Illumination ada pada gradasi yang lebih kontras dan colorful. Mungkin hal ini sengaja dibuat Illumination mengingat target pasar mereka adalah anak-anak dengan usia di bawah 10 tahun.

Audio
Audio pada film ini mengedepankan music-music 80-an yang menonjolkan karakter Bhaltazar Bratt. Meski begitu, justru hal ini menjadi daya tarik dan keunikan tersendiri karena jarang animasi kekinian yang mau mengolaborasikan objek-objek canggih masa depan dengan background musik 80-an.

sumber gambar: duniaku.net


Akting
Soal karakter, sudah menjadi ciri khas illumination yang mengedepankan ekspresi-ekspresi lucu pada karakternya ketimbang ekspresi serius. Mungkin hal ini disebabkan karena target pasar mereka yang spesifik: Anak-anak. Hal ini berbanding terbalik dengan Pixar yang target pasarnya merupakan semua umur.

Kesimpulan
Bila kita menyimak film animasi ini sampai habis, kita dapat menyimpulkan bahwa film ini benar-benar dibuat untuk anak-anak usia di bawah 10 tahun. Tak ada kata-kata mutiara yang menyindir orang dewasa. Film ini dikemas dengan ringan, berbumbu komedi, colorful (yang memang disukai anak-anak), dengan alur yang sangat mudah dimengerti anak-anak.

sumber gambar: denofgeek.com

Karena saya harus menilai secara objektif, maka saya memberikan nilai untuk film ini:

90! BRAVO!


Komentar

share!