Tips Melatih Kemampuan Bercerita Anak



Tips Melatih Kemampuan Bercerita Anak
Siapa yang tidak senang memiliki anak yang pandai bercerita? Tentu lucu sekali membayangkan anak-anak yang setiap harinya bercerita. Selain baik untuk kesehatan mental orang tua, anak-anak yang rajin bercerita juga akan mahir menyusun cerita agar enak didengar orang lain.
Meski terlihat mudah dan menyenangkan, tidak semua orang tua mengerti bagaimana caranya membuat anak rajin bercerita dan mengembangkan kemampuan berceritanya. Jadi sebenarnya, bagaimana tekniknya?

1.      Bangun Ikatan Emosional antara Orang Tua dan Anak
Sebagai orang tua, kita harus mampu membangun ikatan emosional bahwa kita adalah sahabat terbaiknya, sehingga anak mau dan mampu bercerita dengan berani tentang peristiwa apapun yang pernah menimpanya.
2.      Bercerita Terlebih Dahulu
Sebagai pembimbing, kita harus bercerita terlebih dahulu. Anak-anak sebetulnya hanya meniru tingkah laku pembimbingnya. Apabila kita sebagai orang tua adalah sahabat terbaiknya, maka kita lah yang harus rajin-rajin bercerita kepada anak sehingga anak tahu bagaimana teknik menceritakan cerita sedih, lucu, dsb.
3.      Berikan Respon Positif
Berikan respon positif atas cerita yang ia lontarkan. Respon positif membuat anak merasa dihargai dan ingin bercerita lagi. Hal ini akan memancing anak untuk rajin bercerita dan mengembangkan kemampuannya dalam menyampaikan pesan sesuai konteksnya.
Meski terdengar sepele, membangun kemampuan bercerita pada anak-anak akan menuntun mereka menjadi “a great storyteller” di masa depannya. Bisa saja mereka akan menjadi penulis novel, atau mungkin penulis skenario film, atau mungkin orang sukses yang akan berkeliling dunia untuk menceritakan kisah suksesnya.
Semoga bermanfaat, pelanggan Kafe Kopi!

Komentar

share!