Puan Malang



Oleh: Eriana

Puan,  tangisanmu cukup
Hentikan
Pun sampai alirannya terhenti
Mereka takkan pernah puas dan berhenti


Puan,  topengmu cukup
Lepaskan
Pun terpasang ataupun tidak
Mereka tetap dalang yg membuat wajahmu busuk

Puan, raunganmu cukup
Ikhlaskan
Akan datang dimana mereka sadari
Mereka sedang mengoyak diri mereka sendiri

Kamu sedih karna tau
Kemalangan bukan sekadar
Bukan sekali dua kali menimpamu
Tapi lagi

Lagi

Lagi

Melemparkan menuju samsara terdalam jiwamu
Membuat tubuhmu sewarna kelabu
Bibirmu bisu
Fikirmu meragu

Biarkan mereka puan,  biar
Sadarlah engkau hanya sebentuk bola tak bernyawa
Menangis pun tak merubah apa-apa

Biarkan mereka puan, tak perlu di fikirkan
Toh aku dan kamu tau
Karma Tuhan masih memihak kita


Komentar

share!