Senja



Oleh: Rofikotul

"Adji... pulang, udah senja,"

Itu suara ibu, beliau meneriaku dari depan rumah. Sementara aku baru saja selesai main bola bersama anak-anak sebayaku. Dengan segera aku pulang agar ibu tidak khawatir.


Satu hal yang aku suka saat ibu menyuruhku pulang, yaitu kata senja. Beliau tidak mengatakan 'Adji pulang, udah sore' atau 'Adji pulang, udah mau malam'. Menurutku kata senja yang di katakan ibu  benar-benar menarik perhatian karena berbeda dengan yang lain.

Kata ibu, senja itu artinya pulang. Beliau selalu mengingatkanku atau kakakku untuk pulang jika senja tiba. Sepertinya itu terbukti, sebab aku dan teman-temanku selalu pulang kerumah jika senja tiba.

Ibu tersenyum menyambutku, "udah senja bu, Adji pulang," ucapku.

Sedetik kemudian aku mendengar suara jeritan dan tangisan dari rumah Kancil, sahabatku. Aku mendengar suara ibunya juga kakaknya yang terus  memanggil sama ayahnya.

Aku melihat kearah ibu yang langsung fokus pada rumah mereka.

"Ini senja, ayah Kancil sudah pulang kerumah yang sebenarnya."

Bingung, saat itu aku benar-benar bingung. Namun sekarang aku sadar, senja bukan hanya waktu bermainku sudah habis dan aku harus pulang. Senja juga, waktu yang sudah ditetapkan untuk kembali.


Komentar

share!