Rindu Tapi Bohong



Oleh: Maryatun

Kubalas pesanmu dan mengatakan bahwa aku juga rindu. Namun siapa yang tahu sejatinya hati ini sudah mati. Padahal masih kuingat saat kau datang memupuk dan menyiram dengan sayang.
Lalu sedetik kemudian kau injak dan kau buang. Jelas saja hati ini mati, itu karena dirimu sendiri. Maka jangan datang lagi, atau nanti aku yang akan memupuk dan menyiram dengan sayang lalu aku buang. Kemudian ku balas lagi bahwa pesan yang tadi hanyalah bohong.



Komentar

share!