Langkah yang Tak Lagi Seirama



Oleh: Nadia

"Ini apa?". Terlukis wajah bingung dan penasaran disana.

"Buat kamu, kamu kan belom sarapan". Jawabku sedikit tersenyum.

"Ya sudah, ayo, ke ruang tamu! Ibu ada di dapur kalau mau bertemu.”


Aku duduk di salah satu sofa di ruang tamu sebelum dia mempersilahkan. Aku memandang sekeliling melihat foto-foto yang tetap dipasang rapi di dinding. Dan beberapa foto hanya di letakkan di atas meja. Tidak banyak perubahan setelah 5 bulan aku tidak bertamu. Entah apa yang membuatku berani untuk datang padahal kami sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi. Anggap saja bersilahturahmi. Tidak ada yang salah dengan perpisahan ini, walaupun dulu dia yang meminta untuk berhenti dalam kisah ini namun aku juga tidak perlu terus-terusan menyalahkannya.

"Kamu sudah mulai masuk kuliah?

"Sudah kok dua minggu yang lalu," jawabku sedikit canggung.

Dia menganggukkan kepalanya lalu datang dari dalam seseorang yang sangat tidak asing bagiku.

"Eh tante.. Apa kabar?" Aku berdiri dan mencium tangannya.

"Alhamdulillah, kok baru kelihatan sih dari mana aja?" Aku hanya tersenyum, tidak mungkin aku jelaskan apa yang sebenarnya terjadi antara aku dan Jefri.

"Ya sudah dilanjut ngobrol-ngobrolnya, tante mau ke tukang jahit sebentar ya.”

"Iya tante". Jawabku penuh senyuman.

Dulu sering sekali aku mampir kesini hanya untuk sekedar berbincang dengan ibunya dan juga dia. Sering sekali ibunya memasakkan makan siang untukku saat aku disini. Jefri seorang laki-laki yang sangat penyayang persis seperti ibunya. Namun saat masa-masa sekolah mulai usai, hubunganku pun usai. Dulu kami selalu berdampingan meraih mimpi berdua namun kini tinggal angan. Janji saling menjaga dan berkomitmen telah usang. Aku tak menyalahkan siapapun, mungkin seperti inilah kisahku. Dulu selalu berdampingan layaknya sepasang sepatu namun sekarang harus berjarak. Bukan hanya jarak antara kami namun hati kami kini pun berjarak.

Aku harus terus melangkah walaupun kini langkahku tanpa iringannya lagi.

Dan mungkin jarak ini yang akan mendekatkan kami kelak...


Komentar

share!