Kisah Sepasang Alas Kaki dan Pemiliknya



Oleh: Mili

Ketika malam hari datang tepatnya ketika semua orang terlelap, disaat itu pula terdapat sepasang sepatu yang memulai percakapannya tentang yang dilaluinya bersama tuannya hari ini. Sepasang sepatu kets wanita sebut saja Kirana dan Kinan akan memulai menceritakan hari yang dilaluinya hari ini.


“Oi Kinan!”

“Apaan sih? Berisik banget dah udah malem juga,” Jawab Kinan dengan nada ketusnya.

“Kagak jadi dah.” Kirana yang mendapatkan jawaban ketus dari Kinan menjadi tidak mempunyai semangat untuk mengajaknya bercerita lebih lanjut.

“Gitu aja ngerajuk. Apaan dah, lanjutin buruan mumpung gua mau dengerin.”

“Lu inget kagak kejadian tadi siang di taman waktu kita jalan-jalan sama majikan?”

“Ah itu iya gua inget, kasian banget dah mereka diperilakukan seperti itu sama tuannya untung kita punya majikan baik banget.” Kinan berkata sambil mengulang ingatannya dimana mereka berdua melihat sepasang sepatu yang dipakai oleh remaja pria dengan tumit belakang bagian sepatu diinjak. Sepasang sepatu tersebut hanya bisa meratapi dan menerima apapun perilaku tuannya.

“Bener banget kita beruntung banget punya nyonya baik hati, eh tadi gua juga sempet denger sepatu-sepatu itu teriak minta tolong ke kita.” Kira meringis ketika mengingat kejadian itu karena dia sendiri tidak dapat membayangkan bagaimana jika dia yang mengalaminya.

“Iya padahal kalau dipikir mereka tergolong sepatu mahal lho, bisa-bisanya tuannya sekeji itu terhadap mereka.”

“Lu ini gimana sih Kinan, belum pernah denger istilah ‘dapat yang baru, yang lama dilupakan’ apa?”

“Sering banget malah gua dengerinnya, jadi maksud lu tuan mereka sudah punya pengganti mereka kalau rusak?”

“Yup, bener banget Kinan, tumben cerdas,” Sindir Kirana disertai tawa kecilnya.

Semenjak kejadian itu Kirana dan Kinan merasa berterima kasih pada pemiliknya yang selalu rajin untuk mencuci mereka dengan bersih dua minggu sekali tapi jika berdebu saja pemiliknya hanya akan menyikatnya. Mereka juga merasa harus berterima kasih pada orang tua pemiliknya yang memilihnya untuk dijadikan alas kaki yang dipakai putrinya. Tapi siapapun yang memiliki alas kaki terutama sepatu baik itu pemberian atau hasil jerih payah sendiri Kirana dan Kinan berharap supaya menjaga dan merawat dengan baik seperti perilaku pemilik kami, kalaupun ada yang baru rawatlah dengan adil sepatu milik kalian.


Komentar

share!