Di Balik Topeng


Oleh: Fauziah
 
Semua orang bersorak gembira memanggil seseorang. Tangan mereka sudah memegang lightstick, menggoyangkannya sambil berteriak. Dan keluarlah bintang yang mereka panggil, dengan memakai topeng silvernya. Bernyanyi menghibur mereka.

...

“Pertunjukan yang hebat,” Ucap lelaki bertopeng hitam.
Perempuan itu tersenyum, “Tidak sebagus dirimu, Kim.” Jawab Rae sambil melepas topeng silvernya.

“Kau akan terus memakai topeng saat bernyanyi? Setidaknya mereka tahu wajahmu.” Kim melepas topengnya juga.

Rae menggeleng, “Aku lebih nyaman saat memakai topeng. Biarlah mereka penasaran dengan wajahku.”

Rae terkekeh membayangkan fans-nya yang sangat penasaran akan dirinya.

“Apa alasan yang membuatmu tak mau?” tanya Kim heran.

“Dengan memakai topeng aku merasa lebih berani, lebih percaya diri. Walaupun mereka tidak tahu sebenarnya dibalik topeng ini ada banyak air mata.” Rae memandang topengnya.

“Mereka hanya tahu jika penyanyi yang memakai topeng silver ini berbakat dan bahagia. Setidaknya kita harus punya dua wajah untuk bertahan diri bukan?” tanya Rae memandang Kim.

Kim tersenyum hangat lalu kemudian memeluk Rae dengan erat. 

“Lanjutkanlah jika itu membuatmu bahagia, Rae.” Rae membalas pelukan Kim dengan erat.
Keduanya tersenyum sambil berpelukan.

“YAK!! Kalian akan dipotong gaji jika terus berpacaran,” Teriak crew pada mereka.

“Cepatlah bersiap-siap, sebentar lagi kalian tampil.” Teriak crew sekali lagi.

Keduanya terkekeh sambil melerai pelukannya, lalu kemudian memakai topengnya masing-masing.




Komentar

share!