Di Atas Kertas Putih


Oleh: Mili

"Gambar-gambar yang bagus." ucap seorang wanita ketika melihat sosok pria yang sedang serius menggambar di meja taman belakang kampus.

"A-ah tidak ini gambar biasa saja menurutku." Ucap pria tersebut sambil membereskan gambar-gambar yang berserakan di atas meja.


"Kenapa kamu merendah seperti itu?" wanita tersebut memperingati pria itu agar tidak terlalu rendah diri.

"Ka-karena hobiku ini aku sembunyikan dari semua orang dan sekarang kamu memergoki ku." Pria tersebut merasa gugup ketika ditanyakan soal hobinya yang dia sembunyikan selama ini.

"Hahaha hanya karena itu? Oya, omong-omong kita belum kenalan. aku Sofia, namamu?" Sofia melihat pria tersebut dengan senyuman yang terpatri di bibir.

"Aditya." Sambil menatap Sofia, Aditya pun membalas senyuman yang diberikan oleh Sofia.

"Boleh aku kasih saran buat hobimu itu tidak?" Sofia bergumam sambil memandangi gambar yang ada di meja taman tersebut

"Hm...tentu." Aditya ikut memandangi gambar yang telah dibuatnya.

"Saranku sih tunjukkan kemampuan menggambarmu yang bagus itu, jangan pernah sia-siakan." Sofia berkata dengan penuh keseriusan.

"Ta-tapi gambarku belum ada apa-apanya dengan temanku." Aditya menundukkan kepalanya penuh ketidakpercayaan diri.

"Kamu belum pernah menyobanya bukan? sekarang ada yang namanya komik online kenapa tidak kamu coba aja menggambar di situ dengan nama yang disamarkan dan liat apa reaksi para pembacamu." Sofia memberikan saran pada Aditya yang masih saja menundukkan kepalanya. Aditya tidak tahu harus membalas perkataan Sofia seperti apa. Karena ucapan Sofia seluruhnya benar selain itu dia belum pernah mencobanya.

"Oya terakhir, jangan pernah bersembunyi di balik layar jika kamu bisa bersinar di depan layar. Pikirkan baik-baik ya aditya... oh sudah jam segini maaf ya aku tinggal duluan, aku ada kelas 10 menit lagi." Sofia menepuk bahu Aditya dan berlalu meninggalkannya di bangku taman tersebut.

Aditya yang masih termenung dan menundukkan kepalanya tersebut sedang memikirkan apakah dia harus keluar dari persembunyiannya selama ini dan menunjukkan jati diri yang sebenarnya. Tapi apa kata orang tuanya nanti kalau dia menunjukkan jati diri yang selama ini ia sembunyikan. Hobinya sungguh jauh dari cita-cita yang diinginkan oleh orang tuanya.


Komentar

Posting Komentar

Silakan berkomentar :)

share!