Hamba dan Ruang Tuhan


Oleh: Ledy

Sesibuk apa dirimu,
Seolah waktumu habis hanya untuk satu perkara

Sesibuk apa dirimu,
Tatkala mendikte hari adalah perihal wajar atas egoistis belaka

Kamu tidak tahu,
jika kamu;
Berjalan di jalan yang sama,
Merangkak digaris yang serupa,
Berlari dan akhirnya mati dititik yang sia-sia,
Menyingkirkan senjang antara Tuhan dan manusia,

Barangkali sisihkan beberapa tanya untuk dialektika,
"Bagaimana kabar Hamba?"
kepada dirimu sendiri,
yang menyiksa semua indra dengan sejuta aksara,
pada barisan paragraf tua

Lagi, kamu terselap presensi Tuhan
yang sedia mengurai segala urusan dengan cara-Nya,
Sekalipun tanpamu memintanya


Komentar

share!