Pulanglah

Oleh : @tyataya

Engkau telah lama pergi
Meninggalkan sajak-sajak yang telah kutulis bersama malam
Aroma kopi dan pelukan telah lenyap semenjak engkau memungguiku
Pergi, entah menuju dunia barumu
Katamu, cinta kita hanyalah lelucon tanpa pengawet
Basi.
Sementara bagiku, kepergianmu adalah kiamat yang tak pernah kubayangkan sebelumnya
Pulanglah. Tuan. Pulanglah.

Bandung,2016

Komentar

share!