BUAH YANG DIPETIK DARI BULAN RAMADHAN

Karya: ANA FITRIANI


Suasana menyambut datangnya bulan Ramadhan, membuat masyarakat sekitar berantusias pawai keliling kampung dan benyanyi dengan gembira “Ramadhan....Ramadhan.... Ramadahan telah tiba.........(berulang kali)”, semangat orang dewasa sekitar tak mematahkan semangat anak-anak kecil sekitar yang ingin menyambut bulan suci Ramadhan ini, mereka pun mengajak anak-anak yang ada di kampung untuk mengikuti acara pawai keliling kampung hingga selesai.



Malam pun tiba dan suasana juga berubah, yang biasanya masjid-masjid sepi dihari biasanya ketika bulan Ramadhan  yang penuh berkah ini datang, masyarkat sekitar pun berbondong-bondong datang kerumah Allah tercinta ini.
Hari pertama aku menunaikan kewajibanku sebagai umat islam, aku bersama keluarga kecil ku pergi menuju masjid dekat rumah, sesampainya aku di masjid,,,,,,,,,,,, apa yang aku lihat, Shubahanaallah rasa syukur dibenak yang aku rasakan, aku  merasa senang melihat masjid yang biasanya sepi menjadi penuh dan berdesak-desakan.
Tak lama kemudian Azan dilantunkan dengan suara yang merdu, menandakan waktu salat telah tiba dan Azan yang di iringi Qomat berlalu dengan cepat. Salat pun tiba dengan lantunan ayat-ayat yang dibacakan imam dengan hati yang ikhlas dan penuh rasa cinta kepada Allah pun menyelimuti suasana hening kami serta semua orangpun menjalankan ibadahnya dengan kuhsyuk dan hikmat.
Keesokannya harinya,,,,,,, mbak ku disuruh ibu untuk belanja menu buka puasa,,,, setibanya dirumah ia meletakkan ikan dan sayuran yang telah ia beli itu didapur, dan sementara aku tidak berada dirumah karena aku masih disekolah.
Setiba aku pulang dari sekolah aku langsung bergegas untuk mengganti baju seragam sekolahku, setelah itu aku istirahat sejenak untuk meluruskan kaki, karena aku habis berjalan jauh dari sekolah kerumah. Tak lama kemudian ibu pun terlihat seperti mau marah tapi ia menahannya dan berkata ”Apa yang dibeli coba?” terong aja, adiknya mau makan apa memangnya? tak lama kemudian terdengar suara gesekkan sandal sreeeek,,,,,,,sreekkk,,,,,,,sreeekkk,,,,, dia berkata “Assalamu’alaikum” aku menjawab “Wa’alaikumsallam” ibu pun bertanya kepada mbakku “Beli apa kamu?” mbakku menjawab:  Beli ikan sama sayur terong, ibupun bertanya lagi “Lah, mana ikannya?” mbakku menjawab: Dipindah ana.        Sambil berfikir dan termenung diruang TV, dalam hati berbicara apa yang aku pindah dan apa yang mereka bicarakan, sedangkan aku baru saja pulang. Mbakku bertanya kepada ku Na kamu pindah dimana? aku pun menjawab: Apa yang aku pindah aku saja tidak tahu apa-apa. mbakku berkata “Tak kira kamu yang mindah” (berkata dengan santai) Ibu pun berkata kembali “udah pasti kucing yang ngambilnya”, ternyata dugaan ibu benar, kucing yang biasanya masuk rumah dengan tangan hampa dan keluar membuahkan hasil itu kembali lagi untuk mengambil sedikit makanan dan membawanya ketempat pembuangan sampah yang ada di samping rumah bibiku. Hampir saja ibu mau marah tapi untungnya tidak jadi karena ibu sedang berpuasa.
Menjelang sore tiba aku membantu ibu memasak di dapur dan menyiapkan bukaan ala kadarnya. Waktu berbukapun tiba, kami sekeluarga sangatlah senang walau hanya terong dan tempe yang menemani kami berbuka tetapi kami amatlah senang karena kami masih diberikan nikmat yang begitu besar oleh Allah SWT, selain itu kami pun merasa lebih bahagia lagi karena kami dapat berbuka bersama dan berkumpul bersama untuk berbuka, karena suasana seperti ini sangat jarang dirasakan oleh keluarga kami.
Kehangatan dan keakraban kami di waktu berbuka membuat kami menjadi lebih erat dalam tali persaudaraan kami, keharmonisan keluarga yang terjalin lebih dekat, karena tidak setiap hari keluarga kecil kami bisa berkumpul dengan lengkap di waktu sore hari dan berbincang bersama dengan tak lupa setelah berbukapun kami melaksanakan salat maghrib .

Dan akupun merasa amat bahagia sekali dibulan yang penuh berkah ini Allah masih memberikan nikmat yang begitu banyak  kepada keluarga kami, tidak hanya itu Allah masih memberikan kesabaran terhadap semua cobaan yang  tejadi.

Komentar

share!