Dia atau Aku

Karya: Alyda Elis Damayanti



Bukankah hujan tak pernah khianati tetesnya?
Selalu bersama jatuh ke bumi
Jadi untuk apa merutuki rintik yang bermelodi syahdu?
Jika mereka tetap cinta akan bumi yang lusuh
Mereka bukan menghantam
Hanya penggebu dari mendung yang kelabu


Bedakah denganku?
Tak pernah khianati tetes air mata mu
Yang jatuh dengan gurat sakit sembilu

Kau yang dengan tegak menentang hujan
Untuk sekedar melihatnya
Menari di bawah hujan dengan cinta yang lain

Kau menatap yang salah sayang
Kau terjemahkan cinta dengan gurat senyum palsu
Ssssttt... Dengar lah
Dengar, degup mana yang lebih bergemuruh?
Dia yang hanya degup untuk hidup
Atau aku yang berdegup karena gugup?


Komentar

share!