Haruskah Aku Luruh Bersama Hujan?


Karya: Tyataya

Tuan, aku tak mengerti tentang hatiku sendiri.
Sejak jejakmu menghilang diterpa hujan
Aku menggigil. Tubuhku menciut diterpa angin malam

Sunyi yang menghadirkan kenangan
Membuatku sedingin ini, memikirkanmu.
Pikiranku beku, hatiku kelu.
Tuan, kau menghadiahiku sebuah sepi yang tak terperi
Rindu yang tak bermuara.
Haruskah aku luruh bersama hujan?

November 2015
21;59
Bandung.

Komentar

share!