Topeng Cinta


 Karya: De

Kasih, bagaimana kuutarakan hal ini?
Kita tertawa di balik wajah gelisah.
Kita tersenyum di balik wajah masam.
Tidakkah kita tahu kebenaran itu?


Mungkin telah lama kita saling berdusta.
Menganggap semua baik seperti biasa.
Bercengkramah seolah tak ada masalah yang menimpa.
Bermesraan seolah tak ada beban hati yang melanda.
Bergandeng tangan seolah tak ada yang salah.

Nyatanya, kasih..
Kita telah mendua,
kau dan dia lalu aku dan diaku.

Pernahkah kau berpikir seberapa bodohnya kita?
Bermuka dua bahkan saat tak ada setitik cinta lagi!
Bersama walau tak ingin lagi!
Seolah hati masih di patri!

Munafikkah kita?
Mempertahankan sesuatu yang takterharap?
Mempertahankan hubungan tanpa cinta?
Mempertahankan perasaan ingin bersama,
bukan berarti tak ingin berpisah?

Sayang, tak kusangka kita begitu naif
Layaknya balita yang gunda dengan permennya.
Tak kusangka kita begitu hebat.
Bertaham dalam suatu kehampaan.
Tak kusangka kita begitu teguh.
Mempertahankan hubungan tanpa arah.
Tak kusangka kita bisa.
Bertahan bersama dalam kerenggangan.

Kekasih, mari kita luruskan hal ini.
Tak hanya dirimu yang menyesal disini.
Tak hanya dirimu yang tersakiti disini.
Tak pula hanya dirimu yang menyakiti disini.
Maka mari akhiri semua sampai disini.

Komentar

Posting Komentar

Silakan berkomentar :)

share!