Sepasang tangan


 Karya: Tyataya

Kita, sepasang tangan yang saling menggenggam.
Menautkan harapan pada setiap debar, lalu
Sambil terus berjalan, kau tak henti berseru,
“Ayo, kita hampir sampai.”


Kita, sepasang tangan yang saling menguatkan
Menyisir jalan di tengah sunyi, lalu
Kau melirikku sambil tersenyum.
“Sebentar lagi, sayang.”

Kita, sepasang tangan yang butuh muara
Untuk segera rebahkan lelah, lalu
Sambil terengah kau berbicara pelan
“Kurasa, perjalanan kita sudah berbeda, aku harus pergi, sayang.”

Tak ada yang kumengerti dari setiap ayat katamu, kecuali
Tanganku yang semakin membeku, lalu, bayangmu abu-abu.

Bandung, ketika aku melihat sepasang tangan yang kokoh, kemudian roboh hanya karena egoisme.
Agustus, 2015
@tyataya

Komentar

share!