Panggilan Hijab Di Bulan Ramadhan




Karya:  Firda Anindya Pramitha .W

Hai readers , saya mau memperkenalkan sosok yang akan menghiasi cerita saya ini dia adalah orang mualaf yang baru masuk islam . Dia bernama Azizah Nur Halim yang biasa di panggil Azizah . Dia menjalani hidupnya bersama teman teman kosan sejak 1 tahun yang lalu .  Sejak dia menjadi mualaf hidupnya selalu di kelilingi oleh orang orang muslim yang kuat memegang agamanya, dan sejak itu pula dia sedikit demi sedikit terpengaruh oleh gaya hidup teman temannya yang beragama muslim tersebut  . Sampai suatu saat azizah bertanya dalam hati.






“ Apakah aku sudah pantas untuk menjadi umat mu ya allah ?

Dirinya terus menerus bertanya dan berusaha mencari jawaban dari pertanyaan yang terlintas di pikirannya . Dia tidak tau harus ke mana  untuk mencari jawaban tersebut , apakah dia harus mencari jawaban kepada teman temannya atau dia mencari jawaban seiring berjalannya waktu.

“Haruskah aku berhijab ?

Dirinya terus bertanya dan bertanya , tak tau kenapa pertanyaan yang berhubungan dengan islam selalu terpikirkan . Sampai akhirnya pada saat memasuki malam ramadham pertama dirinya bertanya kepada teman satu kosannya ketika pulang dari masjid .Temannya bernama Lutfiah Fatimah yang biasa di panggil lutfi . Azizah pun mengajak lutfi untuk duduk di ruang tamu , dan lutfi terheran hersn kenapa tiba tiba azizah mengajaknya untuk duduk duduk santai . Tak biasanya azizah seperti ini lalu lutfi pun bertanya



Lutfi :”  Ada apa kamu tiba tiba mengajakku duduk di ruang tamu  , di malam pertama ramadhan ini ??
Azizah :    iya aku ingin lebih banyak tau tentang islam da nada yang ingin ku tanyakan juga kepada mu

Lutfi: “ Tanyakan saja, insyaallah aku bisa membantumu, tanyakan lah apa yang ingin kau tanyakan ( sambil tersenyum kepada azizah )

Azizah:” Tak tau kenapa akhir akhir ini aku memikirkan sesuatu fi

Lutfi : “ Apa itu?

Azizah: “ Sejak aku memutuskan untuk pindah ke dalam agama islam aku suka berfikir “ apa kah aku sudah pantas untuk menjadi seorang muslimah ?

Lutfi : “ Tidak seharusnya kamu berkata seperti itu zah , seperti yang di jelaskan di al-quran  surat al- Imran ayat 139 Dan janganlah kamu merasa lemah (dalam perjuangan mempertahan dan menegakkan Islam), dan janganlah kamu berdukacita (terhadap apa yang akan menimpa kamu), padahal kamulah orang-orang yang tertinggi (mengatasi musuh dengan mencapai kemenangan) jika kamu orang-orang yang (sungguh-sungguh) beriman . kamu harus mencoba untuk istiqimah zah , aku yakin kamu bisa

Azizah : “ Aku akan mencobanya untuk menghilangkan pikiran itu fi, Tapi….

Lutfi : “ Tapia pa lagi zah ?

Azizah : “ Kenapa kamu kuat untuk berhijab? Apakah tidak panas?

Lutfi : “ tidak, jika ada kemauan pasti semua bisa di lakukan , lagi pula perintah berhijab juga di jelaskan pada al-quran  seperti yang terdapat pada surat An-Nur “ Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kehormatannya; janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang (biasa) tampak padanya. Wajib atas mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya. (QS an-Nur [24]: 31).

Azizah: “ Subhanallah begitu hebatnya agama ini semua tertera di al- quran .

Lutfi : “ iya itu lah agama islam , nah sekarang kamu mau kan berhijab ? mumpung masih awal bulan ramadhan .Perbanyaklah amalanmu , salah tau dengan cara dirimu berhijab ( sambil tersenyum kepada azizah )

Azizah : “ Aku tidak tau harus berkata apa , tapi aku akan mulai mencoba untuk berhijab dan berusaha untuk selalu istiqomah ( sambil memeluk lutfi )

Lutfi : “ ya sudah ayuk kita tidur kita harus bangun pagi untuk sahur nanti kita kesiangan

Azizah : “ Ayuk , mari kita beristirahat ( sambil berjalan ke tempat tidur )

  • Keesokan harinya pada saat sahur

Azizah dan lutfi melaksanakan sahur pertamanya di bulan ramadhan sambil berbincang bincang

Azizah: “ lutfi , kamu telah menyadarkanku betapa indahnya agama islam ini .Tanpamu aku mungkin tidak tau apa apa dan mulai sekarang insyaallah aku akan berhijab sepertimu

Lutfi :” benarkah itu zah ? kalau benar Alhamdulillah aku akan membantumu dan mengajarimu cara mengajarkan hijab yang baik

Azizah :” Trimakasih ya fi, kamu memang teman terbaik ku

Sejak hari pertama di bulan ramadhan azizah mulai mengenakan hijab . Karena telah ada yang menyadarkannya dan dia pun berfikir bahwa mungkin di bulan ramadhan ini dia di panggil untuk mengenakan hijab walaupun dia baru masuk agama islam

Sejak itu setiap mereka pergi ke kampus mereka berdua selalu mengenakan hijab dan teman temannya  takjub kepada seorang azizah yang dulu beragama hindu lalu pindah ke islam dan tak lama setelah itu dia mengenakan hijab.

Belum tentu seorang mualaf langsung mengenakan hijab , apalagi azizah berhijab bertepatan dengan  bulan suci ramadhan . Moment yang indah , yang tidak pernah di duga olehnya bahwa tahun ini dia mengenakan hijab dan mendapatkan petunjuk dari allah bahwa ini semua yang terbaik untuk azizah .

Dan pada saat menggunakan hijab azizah pun semakin rajin dalam beribadah. Dan pada saat hari raya idul fitri tiba dia terlihat cantik dengan busana hijabnya yang cantik , dan dia berjanji tidak akan melepas hijab untuk selama lamanya.

Dan bisa di simpulkan dalam cerita di atas bahwa  jika ada kemauan pasti ada jalan dan ketika kita mendapatkan sebuah pelajaran dari seseorang patut kita ikuti jika baik untuk diri kita. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini , yang tidak mungkin bisa saja mungkin asalkan allah mengkehendaki semua itu . trimakasih cukup sampai di sini , semoga cerita ini berkesan untuk para readers

Assalamualaikum.W.R.B

Komentar

share!