NIAT YANG TAK TERSAMPAIKAN




Karya:  Nur fuad hasyim

          Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, segala sesuatu yang kita lakukan yang ada hubungannya dengan kebaikan pasti akan mendapat ganjaran kebaikan dari Allah swt.Maka dari itu kita harus banyak berbuat kebaikan di bulan penuh berkah ini. Tetapi saya tidak bisa melakukan semua kebaikan yang padahal saya inginkan sekali lakukan.


          Salah satunya adalah ketika awal Ramadhan lalu, saat itu saya masih berangkat sekolah di Smk tempat saya belajar, kala itu saya dan seorang teman akan berangkat sekolah sekitar jam 6 pagi, suasana jalan masih sepi dan kabut masih tampak, tetapi angkutan umum sudah ramai lalu lalang. Saya dan teman saya berdiri di pinggir jalan  melihat kegiatan orang-orang sambil menunggu angkot langganan datang.Setelah menunggu beberapa menit angkot yang saya tunggu datang,ketika saya akan melangkah masuk angkot saya melihat seorang nenek renta Jatuh tergelincir di trotoar sisi jalan lain dari balik kaca angkot.Ketika saya akan menolong nenek itu saya diteriaki sopir orang  segera masuk, karena teman saya sudah masuk dan itu angkot langganan saya, saya menurut saja masuk ke angkot dan meninggalkan nenek itu kesakitan.
            Karena kebetulan ada banyak penumpang, membuat perjalanan ke sekolah semakin lama dan akibatnya ketika sampai di depan sekolah satpam sekolah sudah ingin menutup gerbang sekolah.Kami buru buru keluar angkot dan membayar jasa angkot tersebut,tiba tiba dari dalam angkot ada seorang ibu-ibu ketiduran bangun  dan langsung marah marah karena dia sudah kelewatan jauh.Ibu itu langsung memberi tahu kepada sopir tempat dimana ia ingin berhenti, tetapi sopir itu tidak mau kembali lagi dan menurunkan ibu itu di depan sekolah saya.Saya tahu tempat yang dituju ibu bisa langsung sampai jika naik ojek di dekat sekolahan saya, tetapi pada saat saya baru ingin memberi tahu ibu satpam sekolah menarik saya masuk ke dalam sekolah dan meninggalkan ibu itu tak tahu arah.
             Selesai sekolah kami berdua bertemu di gerbang, karena kami berada di kelas yang berbeda.Sebenarnya kami baru bersahabat dekat sejak masuk SMK, sebelumnya saya dan dia hanya bertemu paling ketika tak disengaja saja misalnya ketika kita beli di warung yang sama secara bersamaan atau ketika ada tetangga yang punya hajatan, tetapi karena kita sekarang sekolah di sekolah yang sama,jadi saya dan dia jadi lebih dekat dan sering berkunpul bersama teman SMK yang lain.
            Setelah bertemu di gerbang, kami langsung jalan ke tempat biasa kami menunggu angkot. Sampai disana kami langsung bertemu angkot langganan kami dan kami langsung masuk angkot tersebut. Pada saat angkotnya akan berangkat teman saya itu menghentikan angkotnya dan memberi tahu saya kalau handphone-nya ketinggalan di kelas dan dia berniat ingin mengambilnya. Ketika saya ingin menemaninya kembali ke sekolah dia menyuruh saya pulang duluan saja. Saya tidak bisa lakukan apa apa lagi karena angkotnya sudah jalan dan membiarkan teman saya itu pergi sendirian.
              Ketika sampai rumah saya menyesal kenapa hari ini saya tidak bisa menolong orang yang butuh pertolongan di depan mata saya padahal jika saya berusaha saya bisa menolong orang-orang itu

Komentar

share!