Inilah 3 Juara Lomba Unexpected Ramadhan 2015


Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat kepada kita semua sehingga kita masih dipertemukan dalam momen membahagiakan yang satu ini, yakni  pengumuman pemenang lomba menulis Unexpected Ramadhan. Lomba ini kami laksanakan untuk meningkatkan kecintaan kita terhadap bulan ramadhan dan mengingatkan bahwa ramadhan adalah bulan spesial yang menyenangkan.

 



Lomba menulis Unexpected Ramadhan kami laksanakan mulai dari 20 Juni hingga 16 Juli 2015. Proses penjurian berlangsung pada tanggal 19 Juli hingga 25 Juli 2015. Dan kegiatan lomba yang kami adakan ini seluruhnya disponsori oleh Tytos Incorporation, sebuah penyedia jasa pelayanan IT yang berkantor di Bandung.

Berikut daftar anggota tim Kafe Kopi yang terlibat dalam proses penjurian:

  1. Sayoga R. Prasetyo = Pengelola dan Ketua Penyelenggara
  1. Ilham Nurfaqih = Juri lomba
  2. Yuri Meiska = Juri lomba
  3. Aprilia Cahaya = Juri lomba
  1. Isma A.N.W = Juri lomba
  1. Tia Setiawati = Juri lomba
  1. Wheza Harjoso = Juri lomba (mengomentari naskah peserta lomba secara acak selama lomba berlangsung)

Berdasarkan pertimbangan 6 orang yang menilai keseluruhan naskah yang masuk, dan ditambah dengan penghitungan viewer setiap naskah (jumlah viewer dianggap sebagai poin plus), maka kami putuskan ada 3 (tiga) juara lomba yang berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan e-sertifikat professional writer dan ada 53 nominator yang berhak mendapatkan e-sertifikat sebagai peserta lomba.

Dalam posting ini, berikut 3 naskah yang berhasil menjadi juara lomba Unexpected Ramadhan 2015 (untuk 53 nominator akan kami jelaskan di posting yang berbeda):


LENGANG

AW Soekardi

Juara 3

"Cerpen yang dibuat dengan penuh kejujuran dengan gaya penulis yang unik,  masa-masa ketika kita menikmati Ramadhan dengan penuh warna, dan memang waktu terus berputar menghasilkan perubahan. Semoga kita selalu menghargai waktu, pesan dalam cerpen ini benar-benar sampai. Sukses untuk penulisnya. Terus berkarya, ya! ;)"

-Tia Setiawati, peracik kata di Kafe Kopi-

"Bahasanya lugas dan mudah dimengerti. Penggambarannya itu jelas banget. Meski sederhana, karena hanya menceritakan saat-saat masa kecilnya, cerpen ini punya daya tarik tersendiri."

-Ismaa N.W, peracik kata di Kafe Kopi-


Hadiah Sederhana Untuk Ibu

Pratiwi Sudarsih

Juara 2

"Ceritanya emang sederhana, tapi nilai yang ada dalam cerita ini yang membuat cerita ini memiliki poin plus."

-Ismaa N.W, peracik kata di Kafe Kopi-



Sanskrit Shaum

Arina Kriswandani

Juara 1

"Alur ditulis dengan sangat rapi. Cerita dengan ide menarik perhatian pembaca dengan kesedihan yang dapat setiap orang miliki. Gaya bahasa yang digunakan tidak biasa namun menjamin makna perkata."

-Ilham Nurfaqih, peracik kata di Kafe Kopi-

"Menceritakan tentang seorang gadis yang merantau ke kota lain. Hidup di kota besar emang gak mudah, dan meski dengan cara yang salah, dia tetap bertahan hidup. Penyesalan karena dosa-dosa yang dia lakukan tak pernah hilang. Mungkin ceritanya memang hanya seperti itu, tapi entah mengapa amanah dalam cerita ini begitu berarti."

-Ismaa N.W, peracik kata di Kafe Kopi-

"Cerpen yang berhasil menggambarkan sebuah penyesalan, sebuah kerinduan yang teramat mendalam. Sukses terus untuk penulisnya, terus berkarya, ya! ;)"

-Tia Setiawati, peracik kata di Kafe Kopi-


Selamat kepada para pemenang lomba Unexpected Ramadhan 2015. Anda berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan sertifikat professional writer. Anda akan kami hubungi via email.

Semoga kemenangan Anda di lomba menulis ini akan menjadikan Anda pribadi yang lebih rendah hati dan terus menerus belajar. Dan semoga penghargaan yang kami berikan ini mampu menjadi batu lompatan Anda menuju prestasi yang lebih baik lagi di masa depan. Aamiin.

Catatan tambahan, Kafe Kopi adalah sebuah blog berbasis donasi, sehingga blog kami hanya akan terus berjalan apabila ada donasi yang masuk.

Yuk, kirimkan donasi Anda ke Kafe Kopi! Donasi yang Anda kirimkan, sebagian akan kami gunakan untuk mendanai program-program bermanfaat yang diselenggarakan Kafe Kopi (lomba menulis, seminar kepenulisan, dll) dan sebagian lagi akan kami sedekahkan kepada orang-orang yang membutuhkan.


*harap diingat bahwa keputusan juri lomba Unexpected Ramadhan 2015 tidak dapat diganggu gugat

Komentar

share!