IMSAK




Karya:  UHFI LAVINA


Indonesia itu Negara musiman. Ndak Cuma musim kemarau dan penghujannya saja, tapi Indonesia punya banyak musim lainnya. Contoh yang lagi booming akhir-akhir ini musim begal, musim batu akik, musim ojek online alias Gojek, dan masih banyak musim yang lain. Bahkan sampai masyarakatnya juga bisa dibilang musiman. Musim facebookan, twitteran, bbman, masih banyak lagi. 


Tapi untuk Mela, kawanku yang cantik dan indah dipandang serta baik hati dan tidak sombong, dia justru malah sering ketinggalan musim. Saat yang lain asik sama facebook, dya masih asik sama smsannya. Saat yang lain asik sama twitter, bbm, path, instagram, dia baru akan belajar facebook. Entah dia yang ndak mau ikutan musim atau dia yang ketinggalan musim. Huhh.. cantik-cantik kok gaptek.
Oh iya, bulan ini juga termasuk bulan musiman, bulan puasa Ramadhan. Untuk umat muslim bulan ini adalah bulan penuh berkah dan penuh ampunan. Dibilang bulan musiman karena umat muslim, umumnya yang remaja lagi musimnya pergi ke masjid, tadarus, i’tikaf, berlomba-lomba cari pahala. Tapi semoga setelah bulan ramadhan pencarian pahala tetap berlanjut.
Kembali lagi ke kawanku yang cantik dan indah dipandang serta baik hati dan tidak sombong, Mela. Dia mulai asik dengan musim barunya, chat, update status, broadcast di BBM. Pusing juga sih sama tingkah musimannya yang norak. Bisa dihitung mungkin tiap lima menit sekali ganti display picture, status ga penting, sampai broadcast sekedar bangunin sahur dan ngucapin selamat buka puasa. Lebih pusing lagi kalo dia sudah mulai PING!!! Sekedar menanyakan caranya ini gimana sih, itu gimana sih. Padahal kamar kost kami sebelahan.
Hari ini sudah hari ke-29 puasa. Allhamdulillah ya Allah masih Engkau berikan kesehatan serta kekuatan iman untukku. Semoga aku bisa terus istiqomah dalam beriman kepadaMu seterusnya dan semoga aku masih bisa bertemu bulan ramadhan selanjutnya. Aaamiin.
Ku rapihkan mukena ku, ku lihat jam sudah jam setengah empat. Segera aku bersahur. Dalam hati aku bertanya heran, tumben bbm ku ndak bunyi dari tadi. Biasanya Mela sudah rajin membangunkan aku sahur. Ah tidak ku fikirkan, aku melanjutkan sahur sambil menyimak acara tausiyah di televisi. Ini memang musimnya acara islami di stasiun tv mana pun.
Sudah jam empat lewat sepuluh menit, aku mengantuk sekali. Ku tarik selimut lagi dan bersiap untuk bermimpi. Baru lima menit hendak bermimpi, bbm ku bunyi. Ku lihat, ternyata broadcast dari Mela. Isinya “Huuuaaaa,, saurnya kesiangan!!” . ku abaikan bbm dan lanjut tidur lagi, lima menit kemudian bbm ku bergetar. PING!!! dari Mela.
“Kenapa Mela?” tanyaku lewat chat.
“ Kok, ndak bangunin aku sahur sih?”
“Maaf, Aku fikir kamu sudah bangun. Kan biasanya kamu yang bangunin aku. Udah cepetan sahur sana sebentar lagi imsak.”
Dia tidak membalas bbm ku. Kulihat profilnya berganti dengan makanan kesukaannya, ayam bakar dan statusnya berganti “huh, kesiangan. Padahal kan sahur kali ini pake ayam bakar kiriman dari mama”.
“aduuh itu anak udah mau imsak masih sempet-sempetnya foto makanannya dulu”. Kataku sambil geleng-geleng kepala. Tak lama kudengar pengumuman dari musholla sebelah kost. “IMSAAAK…IMSAAAAK.. IMSAAAK” dan disusul dengan teriakan dan tangisan Mela. “ hhuaaa..  mamaaaa….. udah imsak”.
Aku hanya tertawa mendengar teriakan Mela. Kasihan juga dia, karna mentingin foto ayam bakar jadi ndak sahur deh.
Bbm ku bergetar lagi, fikirku kenapa lagi sih Mela. Tapi ternyata bukan dari Mela. Chat dari April, di susul chat dari Intan dan Zahra. Mereka semua teman satu kampusku dan Mela. Mereka menertawakan tingkah Mila lewat chat kami di bbm. Ku ceritakan saja bahwa Mela ndak sempat sahur karna foto ayam bakar. Mereka malah semakin tertawa dan memberi julukan baru untuk Mela. Mela si ratu imsak.  

Komentar

share!