DITIMANG ALUN RAMADHAN




Karya:  Galuh Fridayanti Pitaloka

Malaminiterasabahagiadalamsendu.Langkahkuharuskuarahkanpadakampunghalamanku.Deraitiraimalaminimembiasdiantararimbungelap yang membekaprinduku.Bolehkahkupintapada sang malam agar waktuinibisakurasakanlebih lama daribiasanya. Jemarikumenari di lukisanangin yang beriramabersamasahutan sang katak yang takkutahuartinya. Menaridanterusmenarisampaitawalepasmengalirdalamhatianakmanusia yang dirundungasmara. Cinta.Satuemosi yang saatinikupunya.


Langkahinikuayunkanberiringanmenepatisisimudalambarisanlogaritmacinta.Ramadhan kali inicukupistimewadenganhadirnyakamu, dirimu, temanterbaikku.Siapakahkamuakutakpeduli.Aku, iyaaku orang yang selalubisatertawadanbahagiabila disampingmu.Emosi yang kupunyamenjarahdipikiranliarku.Senyumdisudutbibirmanismuterlarutdalambutirembun yang bertaburdalamsigapmalamini.
Silausenyumitu, cahayaitu, sudutitu, semuadalamporsi yang sempurna.SemuatertatadalambalutanRamadhanini.Semogakamutidakkecewadengansetiap kata yang kulontarkan, setiapdiksi yang mungkinkansaratmaknadalamtiapbahasanya. Akumemahamikamumerinduku, akumengerti,malambahkansampaikankepadaku.Mungkintingkahinisemakinjauh.Ya, karenaakutakutsuatusaatnantikitaakanbenar-benarjauh, semakinjauh, bahkanterlanjurjauh. Akuberusahauntukkamu, karenaakumenyayangimu.Semuapintamukucobausahakanterwujud.Terkadangkuberpikirsegilainikahrahasiahati, segilainikahwujudemosi yang kupunya.
Tersandarkupadamalam, kubagikanasaitu.Kujanjikan kata lewatbibir yang selalukukembangkanuntukmeyakinkansemua orang agar percayapada symbol untaikalimat yang kubuat.Senyum, tawa, danbahagia yangkau rasa saatadadirikudisisimumaupunkujauhdarimu.Kemilaubunga-bungaapilahjadisaksi.Dimanapunakudankamukitatetaplahsatu. Kita masihmenataplangit yang sama. Akusukabintang, dankamulahmalam yang selalumelengkapi agar keinginankutercapai.Kamumengubahceritasepikelabukumenjadibirudantakbeku.                    Kamu, anugerahterindah yang dikirimTuhanuntukmenemanikumenyambutmentari di pagihari, danmerangkaiharapanesokharikalamentariharuskembalikeperaduan.Mungkininilahjawabanataskilasbalikemosi  yangkupertanyakan. Mungkininikisahkasihpahitmanisnyaceritacinta yang terangkai.Ajarkankubanyakhal yang membuatbidukperahukuterusmelaju.Hinggakusampaidermagapelabuhanhati yang sesungguhnya.
Tengah ramadhanakuberceritasendiritentangaku.Tengah ramadhanakumenggerutupadawaktu yang memisahakudankamu.Iyajarakini, kesempatan yang seharusnyahadir, takhilangdalamsinggasanaperaduankalbu.Menjerit, hati yang berontakdilawangerutuhati.Setiapnapasramadhaninikupanjatkandoa agar kauselalubahagiadenganapasegala yang kaupunya. Karenaemosikutuluspadamu. Tetaplahbegini, lengkapimalamku, menjadibintanghatiku.
Senjamemerah, sayup-sayupkumandangadzanmenggemaanterojagatraya.Suaraberkecipak-kecipungmembelahsepi yang semulaberlilitsejaktenggelamnyafajar.Satu-persatu orang-orang itumeninggalkanaktivitasnyauntuksekadarmelepasdahagaseharianberpuasa.Hati, lisan, pendengaran yang terjagamenjadihalwajibuntuk di dalami.“Allahummalakasumtuwabikaaamantuwa’alarizqikaafthortubirohmatikayaarhamarrahimin.”
“Ya Allah karenaMUakuberpuasa, dengan Mu akuberiman, kepadaMuakuberserahdandenganrezekiMuakuberbuka (puasa), denganrahmatMu, Ya Allah TuhanMahaPengasih.”                                       
“Tuhanmempertemukanuntuksatualasan.Entahuntukbelajarataumengajarkan.Entahuntukmenjadibagianterpentingatausekedarnya.Akan tetapitetaplahmenjadi yang terbaikdi waktutersebut.Lakukandengantulus, meskitidakmenjadiapa yang diinginkan. Tidakada yang sia-siakarenaTuhan yang mempertemukan”                                                Sesederhanaitulahpertemuankudengankamu.Semogausaiiniakudapatlebihmemperbaikidiri, meningkatkankualitasdiri, memantaskandiri.Aku?Akudankamulebihtepatnya.Sepertiseorangpengembara.Langkah yang gontaiterseokdalamkubangkegalauananakremaja.Mungkinkitaharuskembaliberhibernasi.Kembalimenjadipribadipenyendiridenganfatamorganadunia yang dulutanpamengubahalurceritanya.Cukupmenikmatinya.Bermainintuisi.Ya, benar.Akuharusmelakukannya.
Bilafananyaduniatakbisamenyatukankita, bilakeruhnyadermagaterlalukerasuntukdisibaktabirnya, tenanglah.“Kauakanselalukunanti di gerbangkeabadian.”
Esokadalahpertemuanterakhirkudenganmu.Selamattinggalramadhan, kembalilahlagisaatdimanakamuharuskembali.Semogaasaini, asa kami dansegenapasapendudukumat yang menantikanpurnamamu.Asasemesta yang akanmerindukanhadirmu.Kamuadalahwaktu yang berkunjung, adalahcerita yang memberiwarna, adalahsyairmalam yang selaluberkumandang, adalahibadah yang berderaipahala, adalahpintu-pintuberkah yang terbukasinggasananya, adalahganjaransyurgaatasimandanridhodariNya, adalahcahayasenja yang berkorelasidengansajakpintasaatberbukapuasatiba, adalahlorongsebelumfajarmenjelmadalambidukikrarniatpuasa.                                         “Nawaitusaumagadinan’adaifardisyahriramadhanahadzihissanatilillahita’ala.”
“AkuniatberpuasaesokhariuntukmenunaikankewajibanpuasapadabulanRamadhantahuninikarena Allah Taala.”
Semogaakubisamenutupramadhantahuninidengansempurnameskiakubukanseseorang yang sempurna.Sepertihalnyakusemogakanhatibisamenutupkegalauaninidengansempurna.Ataskita yang bertemukarena Allah Taala.
Peci yang agak miring inikubenahi.Sajadah yang menyampinginikutegakdekathati.Bajudansarunginikubuatrapi.Kulangkahkan kaki menuju masjid di sudutkota nan ramai orang menjamahi. Taklupasenyummengembangkurangkai di wajahini. Ku akhiritapiinibaruakankumulaihari. Menjadiinsan yang senantiasaberbakti.Menjadipengembara yang taatpadaillahi.

Komentar

Posting Komentar

Silakan berkomentar :)

share!