May 23, 2017

Wanita



Oleh: Nadia

Aku terus menangis sesenggukan di atas kasur. Mbak Ratih, saudara sepupuku terus mengusap punggung dan memelukku.

May 22, 2017

Jendela Kaca



Oleh: Salma

"Seperti biasa bukan? " ucap pelayan itu saat melihat seorang gadis yang baru saja akan memesan di kasir.

May 21, 2017

Adelia



Oleh: Uly

Dimas berdiri diam di balkon kamarnya. Dari sini Dimas dapat melihat Adelia yang berada di balik jendela yang sepenuhnya terbuat dari kaca.

May 20, 2017

Tentang Seseorang



Oleh: Tyataya

sejak lahir, orang-orang punya nama istimewa untuknya, "si tak berguna.
tak pernah sekalipun ia berani bermimpi.

May 19, 2017

Gelap, Hitam, Pekat



Oleh: Nurul

Kubiarkan apa yang ada di cangkir putih ini mendingin. Bila beku pun aku tak akan peduli. Hilang rasa untuk merasa lagi. Kubiarkan pula rasaku membeku dan perlahan mati. Berkali-kali aku sudah bertanya kepada kebodohan ini. Tentang apa yang membuatku bertahan terlalu jauh sampai aku lupa jalan pulang untuk kembali.

May 18, 2017

Dibalik Kaca



Oleh: Maryatun

Bagiku adalah sangat sulit berada diantara suara-suara menyesakkan dada. Tangan-tangan jahat yang berusaha meraih. Terbuang, tersisih, terasingkan tanpa bisa berlari. Dimana kubisa bersembunyi? Anginpun membisikkan kata hujatan, mengatakan betapa aku sangat tidak diinginkan. Rasanya sakit, ada tapi diabaikan. Hidup tapi mati.  Aku ini nyata atau maya? Dalam keadaan ini ku pikir adalah bagaikan bersembunyi dibalik kaca bening yang tetap akan terlihat walau di sudut manapun menyembunyikan diri. Kaca bening ini tidak bisa melindungiku. Aku membenci tempat ini!


May 17, 2017

Bahagiamu



Oleh: Venti

Ini hati, bukan secangkir teh yang bisa kamu mainkan. Aku gadis dengan hati yang mudah retak, bisakah kamu tidak mempermainkan 'sebuah perasaan' ?

May 16, 2017

Sepasang Sepatu



Oleh: Venti

Kita,
Bukankah seperti sepasang merpati yang jatuh hati?
Menari-nari di angkasa tanpa risih.

May 15, 2017

Down



Oleh: Raysha

Aku membiarkan cangkir teh kosong itu jatuh ke bawah. Rasa manis gulanya masih lengket di lidah. Lengkungan tipis terbentuk di bibirku seiring dengan butiran kristal yang jatuh.

"Aku, sudah berhasil mengumpulkan keberanian. Thanks ya, teh hijau." Senyumku makin lebar.

May 14, 2017

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...