Langsung ke konten utama

Postingan

Hidangan Lainnya:

Cerpen: Misteri Ruangan Kosong dan Batu Akik

Misteri Ruangan Kosong dan Batu Akik (Oleh tyataya)
De semakin membenamkan wajahnya pada LKS Matematika yang tadi dibacanya sekilas. Sedetik berlalu. Ia sudah tak tahan lagi mendengar ocehan sahabat-sahabatnya dari belakang bangkunya. Ia merogoh isi tas, berharap menemukan sesuatu yang bisa menutupi telinganya. Sial. Tidak ada. De lupa membawa headsetnya. Ia mendengus panjang. De sudah menghitung mundur dan... benar saja. Sahabatnya, Anita, langsung bersuara ketika melihat De sedari tadi memutar-mutar LKSnya tanpa menanggapi pembicaraan mereka. Tadinya, De berharap bisa terlihat sedang mempelajari LKS itu sehingga ia tidak dilibatkan dalam pembicaraan aneh mereka.

Postingan Terbaru

Cerpen: EMAK

Ngopi Doeloe: Sastra Islam vs Sastra Sekuler

Cerpen: Marshmallow

Biografi Penulis: Allan Poe

Wawancara Penulis: Just-Anny (2015)

Tips Menulis: Fiksimini

Cerpen: Susu Cokelat

Ngopi Doeloe: Berbagi Kata, Berbagi Makna

Fiksi Mini: Sang Pemilik

Biografi Penulis: Agatha Christie

share!